1. **Stating the problem:**
Kita memiliki proyek investasi pembelian mesin dengan dana awal Rp 500.000.000, umur ekonomis 4 tahun, nilai residu Rp 100.000.000, dan EAT (Earnings After Tax) selama 3 tahun berturut-turut Rp 60.000.000, Rp 80.000.000, dan Rp 90.000.000. Tingkat keuntungan yang diharapkan adalah 20%. Kita diminta menentukan kelayakan proyek menggunakan metode ARR (Accounting Rate of Return) dan PP (Payback Period).
2. **Metode ARR:**
ARR dihitung dengan rumus:
$$\text{ARR} = \frac{\text{Average Annual Profit}}{\text{Initial Investment}} \times 100\%$$
Dimana Average Annual Profit adalah rata-rata laba bersih tahunan.
3. **Menghitung Average Annual Profit:**
Total EAT selama 3 tahun adalah:
$$60.000.000 + 80.000.000 + 90.000.000 = 230.000.000$$
Umur ekonomis 4 tahun, tapi EAT hanya tersedia 3 tahun, diasumsikan tahun ke-4 EAT = 0.
Jadi rata-rata laba tahunan:
$$\frac{230.000.000}{4} = 57.500.000$$
4. **Menghitung ARR:**
$$\text{ARR} = \frac{57.500.000}{500.000.000} \times 100\% = 11.5\%$$
5. **Metode Payback Period (PP):**
PP adalah waktu yang dibutuhkan untuk mengembalikan investasi awal dari arus kas bersih.
6. **Menghitung PP:**
Akumulasi EAT:
- Tahun 1: 60.000.000
- Tahun 2: 60.000.000 + 80.000.000 = 140.000.000
- Tahun 3: 140.000.000 + 90.000.000 = 230.000.000
Investasi awal 500.000.000 belum kembali dalam 3 tahun, sehingga PP > 3 tahun.
7. **Kesimpulan:**
- ARR sebesar 11.5% lebih kecil dari tingkat keuntungan yang diharapkan 20%, artinya proyek kurang menguntungkan menurut ARR.
- PP lebih dari 3 tahun, belum mencapai pengembalian investasi dalam umur ekonomis 4 tahun, sehingga proyek kurang layak menurut PP.
Jadi, proyek ini **tidak layak diterima** berdasarkan metode ARR dan PP.
Keputusan Investasi 4154A0
Step-by-step solutions with LaTeX - clean, fast, and student-friendly.